Archive for May, 2009

Merubah Paradigma Memiliki

May 11, 2009

Merubah Paradigma Memiliki

(To Change Paradigm of Belonging)

By : Ahmad Sopiani

”Dan kelak akan dijauhkan orang yang paling takwa dari neraka itu, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah) untuk membersihkannya, padahal tidak ada seseorangpun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya, tetapi (dia memberikan itu semata-mata) karena mencari keridhaan Tuhannya yang Maha Tinggi. Dan kelak dia benar-benar mendapat kepuasan.” (Q.S. Al-Lail : 17~21)

Apa sesungguhnya yang kita miliki di dunia ini? Yang ada pada kita, yang selalu bersama dan menyertai kita kapanpun dan dimanapun kita berada? Apa sesungguhnya yang patut kita banggakan dalam menyelami eksistensi keberadaan di buana panca tengah ini? Wajah tampan inikah? Body aduhhai itukah? Properti menjulang inikah? Uang dan harta yang tak terhinggakah? Atau apa?

Bahkan yang paling dekat dari kita yang kita saksikan dan gunakan setiap hari, yaitu tubuh kita sendiri, tidak layak untuk kita akui sebagai milik kita. Lebih jauh lagi, bahkan tubuh kita, harta benda kita, anak-istri kita, merujuk kepada uraian Harun Yahya tentang hakikat di balik materi, tidak lebih dari sekedar sinyal-sinyal listrik yang disampaikan oleh jaringan syaraf ke otak kita.

Sesuatu yang benar-benar melekat pada kita, yang dapat kita katakan sebagai pemberian atau titipan Allah kepada kita, yang membuat kita hidup dan menikmati kehidupan, tiada lain adalah jiwa-jiwa kita, ruh-ruh kita. Hakikat materi yang sesungguhnya adalah ruh ini, yang akan menentukan merah birunya kehidupan kita. Manakala ruh kita baik, sehat dan kuat, maka akan baik seluruh kehidupan. Pun sebaliknya, seketika akan hancur kualitas kehidupan, ketika ruh itu tidak terjaga dan menjadi kotor, layu dan lemah.

Orang-orang yang punya keinginan kuat untuk menjadikan ruh sebagai pusat rotasi kehidupan, selalu berusaha untuk menjaga ruhnya tetap suci, bersih, sehat dan kuat. Sehingga ia selalu menjadikan apapun yang ada untuk penyucian dan penguatan ruh ini, termasuk harta ”milik”nya. Dan itulah mengapa, ketika kita bicara tentang zakat, yang salah satu maknanya berarti suci/mensucikan, sesungguhnya kita tengah bicara kesucian dalam paradigma ruhani. Orang yang memberikan hartanya di jalan Allah, wabilkhusus menunaikan zakat, sesungguhnya tengah mensucikan jiwa dan ruhnya dari kotoran-kotoran yang menodai kesuciannya. Kotoran jiwa itu bisa saja dalam bentuk sifat bakhil, tamak dan serakah, sikap tidak peduli pada sesama, pembangkangan pada perintah Allah dan lain sebagainya.

Maka sungguh beruntung orang yang menunaikan zakat, karena zakat itu adalah salah satu yang nanti di akhirat akan dapat diklaim olehnya sebagai miliknya. Yaitu kesucian jiwa dan ketaatan pada Allah Tuhannya, sebagai bekal untuk menjalani kehidupan akhirat yang lebih baik dan  kekal.

” Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan diri, dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.” (Q.S. Al-A’laa : 14~17).

Bekasi, 11 Mei 2009

Advertisements

Babi, Election and Antasari

May 2, 2009

Assalaamu’alaikum wr.wb.

Yesterday, Al-Ustaadz Tengku Dzulqarnain, one of  MUI member talk about pig element in vaccine… and other consumer goods in Jum’ah speech… I’m very sad, muslims in this country always and always be victims from capitalism intricks… ditepu mulu… and that can happen by very many cause; poor, stupid, not care…etc.  Allah, please help..

2009 general election carut marut…political intricks everywhere… I’m very sad, moslems in this country always and always be victims from power intricks… ditepu mulu… and that can happen by very many cause; poor, stupid, not care…etc.  Allah, please help..

Antasari Azhar, the chief of KPK, be the suspect of murder crime, everybody judge him before court… I’m very sad, peoples in this country always and always be a judge… what news said be a truth… and that can happen by very many cause; poor, stupid, conspiracy…etc.  Allah, please help..

Whhooooaaaaa…..!!!

Indonesia, Bangkitlah Melawan atau Diam dan Tertindas Selamanya.