Tentang Investasi


From: Milist-GP@yahoogroups.com [mailto:Milist-GP@yahoogroups.com] On Behalf Of Ahmad Sopiani
Sent: Thursday, October 16, 2008 6:16 AM
To: ‘tauziyah’
Cc: ‘Dana Abadi Umat’; Milist-GP@yahoogroups.com; mechav@googlegroups.com; ‘Rumah Ilmu Indonesia’
Subject: [Milist-GP] Tentang Investasi

Assalamu’alaikum

Jujur saja, saya lumayan muak dengan segala macam keributan soal investasi belakangan ini. Ribut tentang investasi yang aman, yang berhasil, yang berkembang, yang menguntungkan dan lain sebagainya.

Ramai-ramailah ngomongin saham, reksadana, obligasi, SUN, porto polio, emas, properti…. Semuanya berlomba untuk investasi. Bukan saya melarang orang investasi, tetapi saya muak karena :

  1. Saya dan mungkin banyak orang lain seperti saya, atau bahkan banyak sekali orang yang tidak seberuntung saya yang masih bisa menikmati indahnya akhir bulan, jangankan untuk investasi, untuk keperluan bertahan hidup sehari-hari saja sudah harus berjibaku dengan harga-harga kebutuhan pokok yang selalu membuat gaji sebulan akan menguap dalam dua minggu jika tidak hati-hati.
  2. dalam persepsi saya, investasi itu adalah menyimpan dan menumpuk harta kekayaan agar menjadi banyak dan menggunung. Lalu setalah banyak dan menggunung buat apa? Kapan menikmati/menggunakannyanya? Memangnya ada jaminan saya masih hidup ketika harta saya sudah banyak menggunung?
  3. dalam ingatan saya, pekerjaan menumpuk-numpuk harta itu tradisi alyahuud.
  4. selalu saja investasi itu konotasinya harta benda dalam bentuk saham, obligasi, emas, properti dlsbg. Mengapa Masjid, Pondok Pesantren, Daerah dan orang-orang miskin, pedalaman Papua, orang-orang sakit tiada daya biaya, pendidikan anak yatim, tidak dimasukkan ke dalam bentuk investasi yang paling nyata dan prospektif????
  5. 1. Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, 2. sampai kamu masuk ke dalam kubur. 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), 4. dan janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui. Janganlah begitu, jika kamu mengetahui dengan pengetahuan yang yakin, 6. niscaya kamu benar-benar akan melihat neraka Jahiim, 7. dan sesungguhnya kamu benar-benar akan melihatnya dengan ‘ainul yaqin 8. kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu). (At-Takaatsur : 1-8)

Permisi, saya mau pulang dan tidur…

Wassalamu’alaikum.

Sopian.


From: Dana_Abadi@yahoogroups.com [mailto:Dana_Abadi@yahoogroups.com] On Behalf Of Morry Infra
Sent: Thursday, October 16, 2008 10:41 AM
To: Ahmad Sopiani
Cc: tauziyah; Dana Abadi Umat
Subject: Re: [Dana_Abadi] Tentang Investasi

Wa’alaykum Salam Wr.Wb.,

Terima kasih tulisannya Pak Sopian….

Bener banget…!!!

Wassalam,

Morry Infra

+966-533214840


From: Dana_Abadi@yahoogroups.com [mailto:Dana_Abadi@yahoogroups.com] On Behalf Of Aboe Hanifa
Sent: Thursday, October 16, 2008 2:18 PM
To: Ahmad Sopiani; Morry Infra
Cc: tauziyah; Dana Abadi Umat
Subject: Re: [Dana_Abadi] Tentang Investasi

Alhamdulillah akhie Sopiani ,biarkan mereka2 yg sedang mengejar keuntungan riba dibalas sama ALLAH SWT langsung di dunianya dan dinanti diakheratnya juga.

Ana wa enta alhamdulillah termasuk yg masih di lindungi ALLAH SWT hidup pas2an ,lebih tenang nggak keder sama ”duniawi”.

Aboe Hanifa.


From: mechav@googlegroups.com [mailto:mechav@googlegroups.com] On Behalf Of dody
Sent: Thursday, October 16, 2008 2:28 PM
To: mechav@googlegroups.com; ‘tauziyah’; ‘AHMAD SOPIANI’
Cc: ‘Dana Abadi Umat’; Milist-GP@yahoogroups.com; ‘Rumah Ilmu Indonesia’
Subject: [mechav:959] Re: Tentang Investasi

Wallaikum Salam,

Sekedar informasi:

Investasi di Bank-bank Syariah juga ada kok?

Salah satu: Contohnya: http://www.muamalatbank.com/produk/depo_ful.asp

Produk bagi Penyimpan Dana (Shahibul Maal)
Merupakan pilihan investasi dalam mata uang rupiah maupun USD dengan jangka waktu 6 dan 12 bulan yang ditujukan bagi Anda yang ingin berinvestasi secara halal, murni sesuai syariah. Deposito ini dilengkapi dengan fasilitas asuransi jiwa.”

Masak menabung uang dilarang? Kalo ada kebutuhan mendadak, nga ada tabugan/invest? Gimana donk, mo jual motor/ rumah, trus kita pakai apa?

Kemana kita minjem? Investasi itu khan ibarat sedia payung sebelum hujan. Musibah banjir payungnya bendungan, saluran irigasi

kalo masalah keuangan lagi krisis Payungnya khan tabungan/investasi.

Jadi tabungan/ investasi ngak dilarang juga khan. Asalkan tujuannya baik & sdh bayar kewajiban: zakat, shodaqoh, infaq dll yg tiap bulannya anggap saja 10% dari pendapatan bersih kita.

Sisanya 10% bisa kita invest khan, anggap saja 10%*2jt=200rb.Org ada yg suka invest di sektor real maupun sektor perbankan syariah yg menawarkan asuransi, investasi syariah dll

Bagi yg mau invest ke sektor perbankan uang 200rb disimpan di bank syariah dlm bentuk deposito & tentu dapat bagi hasil keuntungan, ada reksadana syariah, uangnya dikumpulin oleh manajer investasi: misal : 10.000org x 100rb= 1M. Uang ini khan dipakai modal usaha oleh manajer investasi/yg ahli dalam dunia usaha & keuntungannya di bagi ke para penanam modal. Kalo bertahun2 khan usahanya bisa semakin besar & untungnya dibagi lg ke penanam modalnya. Ini jg salah satu contoh investasi.

Yg suka ke sektor real uang 200 rb ini bisa kita buat modal usaha kecil, contohnya jual baju muslim, sarung, dll. Asal kita ulet bisa berkembang uang invest kita ini.

Contoh: Koperasi itu khan juga inestasi karyawan karena kita dapat SHU.

Kalo ngak salah di dekat pabrik semen cibinong ada POM bensin bertuliskan: MILIK KOPERASI KARYAWAN PT. SEMEN …..” Mantap dech koperasi ini bisa punya pom bensin.

POM bensin ini selalu penuh dengan mobil2 Truk besar yg mengisi BBM karena posisinya: Pas pintu masuk-keluar Tol.

Coba bandingin dgn hasil SHU koperasi yg cuman jualan teh botol, rokok, mini mart mengharapkan hasil invest besar…mimpi kali yee.

Andai saja para Karyawan di kawasan MM2100 iuran uang tiap bulan: Rp50rb*50rb karyawan=2500jt=2.5M/bln utk modal usaha, trus uangnya digunakan membuka POM bensin, Warung Makan-Kantin, Bus jemputan, Mobil yg disewa perusahaan, Jasa Catering dibawah Bendera KOPERASI KARYAWAN INDUSTRI MM2100, pasti koperasi ini berkembang pesat, SHU nya besar, asalkan diberi hak2 istimewa utk mengelola usaha2 tersebut. Para Pengurus Koperasi bisa merekrut manajer2, karyawan yg handal dlm pengelolannya. Pasti karyawan ada tambahan pemasukan & sejahtera. Cuman sayangnya: wilayah2 bisnis strategis (istilahnya basah) tersebut sdh dikuasai oleh beberapa org & mereka tdk mau posisinya tergeres. Bukankah ini contoh investasi juga.

[CATHAR] Tentang Investasi

Posted by: “ais efa” arista.kristiawan@yahoo.com arista.kristiawan

Thu Oct 16, 2008 8:46 pm (PDT)

Sepertinya Bung Ahmad melihat Investasi dgn pola pandang negatif yaa…
pikir saya kita harus melihat dgn sudut pandang positif.

1 Investasi sesungguhnya adalah yang dapat membawa kebaikan dunia hingga ke akherat kelak. Yup…, contohnya ZIS itu membawa dampak bagi saudara kita yg berhak menerima dan PASTI invest itu brguna di akherat, terlepas dari ruh amalnya. Investasi nilainya gak harus besar, boleh jadi kecil di mata manusia tp besar di sisi Allah swt. Saya pun berpenghasilan yg pas2an tp saya berusaha utk bisa investasi dr penghasilan saya minimal ZIS.

2. Investasi memang menyimpan dan mengembangkan uang, tapi bila niatnya utk keperluan keluarga, saya ingin memberikan kehidupan keluarga yg lebih baik dengan mengajarkan keluarga saya ttg kedermawanan, membantu saudara yg lain, bukannya tgn diatas lebih mulia drpd tgn dibawah. Kalo menumpuk harta utk tujuan gak jelas or just for fun aja itu urusan dia sama Allah swt, bukannya segala harta kita akan dimintai pertanggungjawabannya. Gak ada jaminan kita hidup berapa lama, setidaknya kita bisa meninggalkan ajaran nilai2 mulia kepada keluarga kita yg kita tinggalkan ttg investasi yg sebenarnya. Investasi Harta/uang adalah jangka menengah utk keperluan mendadak bila anak sakit, pendidikan/sekolah, gak mau kan minta-minta?!

3. Menumpuk harta jgn jadi pekerjaan dong… harta hrs berkah mo banyak or sedikit yg penting bisa membawa diri lebih dekat kepada Allah swt. Bgaimana dgn Nabi Sulaiman as apakah hina dgn hartanya? beberapa sahabat nabi saw yg kaya pun ada tp apakah hina dgn hartanya? yg menjadi hina bila ia menyangka bahwa harta ini milik dirinya seutuhnya, semua atas kerja kerasnya, tdk mau membantu saudara yg memerlukannya, tdk zis, dsb. yg paling para adalah hartanya sedikit tp ngedumel mulu gak pernah bersyukur malah su’udzon nyalahin orang kaya.

4. Konotasi harta dgn saham, obligasi dll adalah pandangan yg salah, maka harus diluruskan. saya setuju dgn Bung Ahmad, bahwa sedekah pembangunan masjid, pesantren, menolong orang adalah investasi sesungguhnya.

Luruskan makna investasi bgi kita semua bahwa Investasi sebenarnya adalah yg membawa kebaikan didunia dan bernilai di akherat, membawa keberkahan yg membuat diri semakin taat kepada Allah swt.

Ais

Re: [Dana_Abadi] Tentang Investasi

Posted by: “Achmad Rizani” Achmad.Rizani@jobppej-pps.com

Wed Oct 15, 2008 11:26 pm (PDT)

Assalamu’alaikumsalamWrWb,

Mudah2an saja orang-orang yang berinvestasi tsb tidak lupa dengan kewajibannya untuk membayar Zakat.

Wassalamu’alaikumWrWb.

arz

Re: Tentang Investasi

Posted by: “MasGagah” alva80@indo.net.id alvath_okeh

Wed Oct 15, 2008 11:51 pm (PDT)

Ivestasi…?

Bagaimana kalau investasi dalam bentuk sedekah. Bukankah semakin banyak kita memberi semakin banyak kita akan menerima!
——-

WYSIWYG (What You Share Is What You Get)

Apa yang Anda Berikan adalah Yang Anda Dapatkan

Share is Giving, Berbagi adalah Memberi. Coba hitung berapa banyak usaha kita untuk membahagiakan orang lain. Dengan sedekah? Dengan memberikan pinjaman uang/barang kepada saudara, teman atau sahabat kita yang benar-benar membutuhkan? Atau dengan menjadi orangtua asuh bagi anak-anak yang butuh bantuan untuk sekolahnya?

Apa yang Anda harapkan dari semua itu? Kebahagiaan. Untuk siapa.?

Saat memberi sesungguhnya Anda sedang memberi diri Anda sendiri. Saat Anda membahagiakan orang lain, sesungguhnya Anda membahagiakan diri Anda sendiri, sekarang dan nanti. Semuanya hanya untuk Anda.

Mengapa.? Karena melalui Andalah kebahagiaan dari Alloh Ta’ala itu datang. Sebesar apa kebahagiaan yang Anda berikan kepada orang lain, sebesar itu pula kebahagiaan yg Anda dapat. Bahkan lebih, karena Alloh yang Maha Agung lebih besar kasih sayangnya dari kasih sayang Anda kepada orang yg Anda bahagiakan.

Investasi? Mengapa tidak kita ganti menjadi Sedekah.

Salam dan Senyum,

.:MasGagah:.

http://www.masgagah80.blogspot.com/
YM: masgagah80

Bls: [Tauziyah] Tentang Investasi

Posted by: “nadhira naura” nadhiranaura@yahoo.co.id nadhiranaura

Wed Oct 15, 2008 11:27 pm (PDT)

setuju banget pak sopian…

Tentang Investasi

Posted by: “Okki” okkiewi@hotpop.com okkilogan

Thu Oct 16, 2008 8:41 pm (PDT)

memang ada benarnya juga sih, tapi bagi kalangan menengah seperti saya sangat sulit membangun hidup yang wajar tanpa berinvestasi dari sekarang. Lagi pula, apakah menabung adalah perbuatan haram ? kita tidak tahu apa yang terjadi esok, Iman saya juga belum sekuat Rasulullah SAW yang dijamin oleh ALLAH SWT, apalagi adalah kewajiban saya untuk memenuhi nafkah bagi Istri dan anak saya, yang kalo hanya mengandalkan gaji yang saya dapat, sulit dibayangkan melihat kebutuhan hidup saat ini. Intinya bahwa Investasi di Dunia juga penting disamping Investasi Akhirat, karena bukankah Rasulullah pernah berkata : “Beribadahlah engkau seolah-olah engkau akan mati besok dan bekerjalah seolah-olah engkau akan hidup selamamnya” ??

Re: Tentang Investasi

Posted by: “Agus Wahyu Sudarmaji” aguswahyu@transtv.co.id agusman_1981

Thu Oct 16, 2008 9:17 pm (PDT)

“Beribadahlah engkau seolah-olah engkau akan mati besok dan bekerjalah
seolah-olah engkau akan hidup selamamnya” ??

Merujuk pada hadits tersebut, saya pernah mendengar dalam sebuah kajian
bahwa hadits tersebut dhoif…
Tetapi unruk rincian jelasnya, saya kurang mengetahui,,,
Cmiiw,

Re: Tentang Investasi

Posted by: “PD-DE làmþdá” pd_03@sami.co.id

Thu Oct 16, 2008 9:22 pm (PDT)

Assalamu’alaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh

sedikit sharing dari saya

saya ingin sekali berinvestasi..dalam artian yang halal…misal beternak, dagang dll.
dengan harapan bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik dari sekarang dan InsyaAllah saya bisa lebih bersujud kepada ALLAH dengan jalan bersedekah kepada anak yatim piatu , fakir dan miskin, bisa menikah, naik haji dll
sehingga bisa sukses dunia-akherat..semoga dengan niat dan tujuan hidup yang baik akan diberi jalan yang tak terduga dari ALLAH
mohon doanya dari rekan2 milis sekalian.

menurut saya, apabila kita bisa membantu orang, kita bisa lebih mudah mengajak orang yang kita bantu menuju ke arah yang lebih baik.

Wassalamu’alaykum wr. wb.
heri

Tags:

One Response to “Tentang Investasi”

  1. fahmi Says:

    assalamu’alaikum,

    kayaknya teman-teman ini masih memandang harta atau dunia secara sepotong-sepotong. yang memilih hidup sederhana, berburuk sangka pada yang kaya bahwa mereka akan lupa bayar zakat dan hidup berlebih-lebihan. mengapa tidak berbaik sangka bahwa mereka akan menggunakan hartanya di jalan Allah, untuk membangun madrasah, menyantuni orang miskin, biaya naik haji atau untuk menghadang kristenisasi melalui sembako.
    kita doakan saja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: