Malu itu

Heranku tentang seragam siswa cowok di MTsN 1 Tangerang itu, membuahkan satu peristiwa yang tak bisa kulupa hingga kini, setelah 16 tahun berlalu. Mengapa sebuah Madrasah Tsanawiyah, yang nota bene adalah sebuah lembaga pendidikan Islam, mengharuskan murid-muridnya untuk membuka aurat?, bercelana pendek jauh di atas lutut? Tapi secara aku adalah anak kampung baru lulus SD yang lugu, polos dan pendiam (..ehhem..) jadi heranku itu aku simpan saja sendiri dalam hati. Bagi para ortu juga mungkin tidak masalah karena anak-anaknya tokh belum baligh sekalian buat berhemat juga. Celana panjang kan mahal…
Kelas tiga, ketika bulu-bulu disekujur tubuhku mulai merekah-rekah, aku sudah hampir tak tahan, berangkat dari rumah aku pakai celana panjang, di sekolah aku copot, masukkan tas. Ketika pulang aku pakai lagi… begitu setiap hari sambil menunggu ada keajaiban perubahan peraturan, tapi tak kunjung perubahan itu datang. Secara aku adalah anak kampung yang tidak banyak protes, yang lugu, polos dan pendiam (..ehhem..) aku diam saja soal tak datangnya perubahan peraturan itu…
Baru beberapa tahun kemudian aku menyadari betapa tak mungkinnya perubahan itu karena Endonesa ternyata negara sekuler, dan MTsN 1 itu adalah sebuah sekolah negeri yang harus mengikuti aturan sekularisme, sekalian buat menghemat kain dan sabun colek.
Di akhir kelas tiga, malu itu menerpa dahsyat. Ceritanya, setelah pengumuman kelulusan, dimana aku ternyata lulus dengan NEM tertinggi (gak bisa disebut narsis karena rata-ratanya hanya 6 sekian…hiks… bayangkan betapa… bagaimana yang lain…hiks..) aku otomatis mencari sekolah untuk melanjutkan belajar. Maka atas rekomendasi YOU KNOW WHO di cerita Aliran Kecil Hidup, aku dan Farid berangkat, menumpang Bis Pusaka dari Cikokol langsung menuju Ciputat. Sesampai di Pasar Ciputat, tanya punya tanya arah MAN 3 Jakarta, kami ditunjukkan satu arah, “dekat” katanya, “di Komp. IAIN” (apa juga itu IAIN, gak ngerti lah…) jadi aku dan Farid jalan kaki saja. Dekat kok, katanya…. Setelah berkeringat-keringat berjalan di panas terik selama 20 menitan, baru deh tuh terlihat plang MAN 3 Jakarta dan Madrasah Pembangunan. Masuk komplek yang asing itu, lalu sua MAN 3 itu, lalu daftar.. hanya aku yang daftar, Farid ingin tetap sekolah di Kotif Tangerang…
Selesai daftar kami beranjak, bermaksud shalat dzuhur. Tanya satpam di gerbang Komp. IAIN, kamipun menuju sebuah masjid. Sesampainya di masjid, (belakangan aku tahu namanya Masjid Fathullah) kami binun… Farid pakai celana pendek! seragam sialan itu! Farid memang body nya agak kecil dan tidak berbulu, jadi masih kelihatan belum baligh dan cocok sekali dengan celana pendek di atas lutut itu…. ”Duh, Rid, kamu sholatnya gimana? Gak ada yang kenal di sini yang bisa dipinjam sarungnya…!!” ”Ya kamu sholat duluan aja lah, nanti saya pinjam celana panjang kamu kalau kamu sudah selesai”. Oke deh kaka… Sholatlah aku… Sesaat kemudian tibalah GILIRAN Farid shalat… Aku buka gesperku…. Aku buka kancing kait celanaku….Aku turunkan ristleting celanaku… kupelorotkan celanaku… ketika sebatas lutut… seseorang menepuk pundakku….seraya berkata..”MAS, JANGAN BUKA CELANA DI SINI! BANYAK PEREMPUAN…” Towawwawwaw…, mukaku mungkin semerah udang rebus saat itu, cuma karena kulitku sawo kematengan sajalah merah wajahku tidak terlalu kentara… Suerr.. malu… mungkin aku bunuh diri saja kalau saat itu ada YOU KNOW WHO… malu karena kebodohan diri sendiri, buka-buka aurat berbulu di tengah masjid yang banyak jamaah perempuannya, yang belakangan aku tahu rata-rata mahasiswi… secara aku adalah anak kampung baru lulus MTsN yang lugu, polos dan pendiam (..ehhem..). Mudah-mudahan si YOU KNOW WHO tidak tahu cerita ini.🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: